SEJARAH SINGKAT DESA GIRIJAYA
Perlu kami utarakan bahwa sejarah Desa Girijaya adalah desa pemekaran yang tadinya Desa Nanjungjaya yang berada di wilayah Kecamatan Cibatu,Salah satu faktor Desa Girijaya ingin memisahkan diri dari desa induk nanjungjaya diantaranya karena Desa Nanjungjaya terlalu luas dan penduduknya terlalu besar untuk ukuran desa pada waktu itu, sehingga akses dari pemerintah Desa Nanjungjaya jarang sampai ke pelosok Desa, sehingga ke pelosok tersebut merasa di anak tirikan, karena kejadian tersebut para tokoh masyarakat merasa terpanggil untuk pemekaran Desa Nanjungjaya, hasil dari kesepakatan para tokoh masyarakat maka pada tanggal 27 Maret 1980 lahirlah sebuah desa baru yang diberi nama Desa Girijaya berkat kerja keras para tokoh masyarakat pada waktu itu, dan pada saat itu juga para tokoh dan warga masyarakat melakukan pemilihan kepala Desa Girijaya. Maka saat itu terplihlah Kepala Desa pertama Girijaya yang bernama Bapak Ade Sutisna yang menjabat menjadi Kepala Desa sampai dengan tahun 1999.
Pada saat pemekaran Desa Girijaya merupakan salah satu Desa yang tertinggal di wilayah Kecamatan Cibatu, salah satu sebabnya adalah karena akses jalan menuju Desa Girijaya tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, dan sejak tahun 2000 di jabat oleh Bpk Drs Wawan Ridwan Desa Girijaya bisa dilalui kendaraan roda empat sedikit demi sedikit sampai dengan Drs Wawan Ridwan menjadi Kepala Desa selama 2 (dua) periode sampai tahun 2013. Sebelum ada pemilihan kepala desa baru roda pemerintahan Desa Girijaya di pimpin oleh sekertaris desa yaitu Bapak Asep Sumarna sampai awal tahun 2015, di pertengahan tahun 2015 Desa Girijaya kembali melaksanakan pemilihan kepala desa yang akhirnya terpilih Bapak Saprudin, dan di pertengahan tahun 2021, Desa Girijaya melakukan pemilihan kepala desa yang ke 6 (enam) yang akhirnya terpilih kembali Bapak Saprudin di periode ke 2 (dua).